FAKTANASIONAL.COM, – Seni musik menjadi salah satu sarana untuk merawat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Semangat tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Sleman 2026 yang berlangsung di The Grace Pakuwon Mall, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kategori perlombaan. Pesparawi tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan kemampuan bermusik, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan antarsesama.
Harda Kiswaya mengatakan, keberagaman masyarakat Sleman merupakan kekuatan sosial yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis.
“Saya berharap melalui Pesparawi mampu memperkuat nilai kebersamaan dan kerukunan melalui seni paduan suara,” kata Harda.
Menurut Harda, kegiatan keagamaan yang dikemas melalui seni dan kreativitas memiliki peran penting dalam membangun komunikasi serta mempererat hubungan sosial masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan tersebut diharapkan tidak hanya tumbuh selama kegiatan berlangsung, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Sleman, lanjut Harda, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang mendorong terciptanya toleransi, kerukunan, dan keharmonisan sosial. Dukungan tersebut juga diharapkan mampu membuka ruang bagi berkembangnya potensi seni musik gerejawi di daerah.
“Selain itu, juga diharapkan lahir bakat-bakat paduan suara yang ke depan mampu mewakili Sleman di tingkat nasional,” tuturnya.
Pesparawi sendiri merupakan kegiatan seni musik gerejawi bagi umat Kristiani untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta kemampuan dalam seni paduan suara. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat persaudaraan dan memperkuat hubungan antarkomunitas.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, Pesparawi Kabupaten Sleman diikuti 34 peserta kategori solo, empat peserta kategori remaja/pemuda, serta enam kelompok paduan suara campuran.
Melalui penyelenggaraan tersebut, Pesparawi diharapkan tidak hanya melahirkan kelompok paduan suara berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kehidupan masyarakat Sleman yang rukun, toleran, dan damai.(*)













