FAKTANASIONAL.COM, – Sejumlah titik kerusakan jaringan irigasi di kawasan pertanian Sleman bagian barat menjadi perhatian Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman. Perbaikan saluran tersebut direncanakan untuk menjaga kelancaran distribusi air ke lahan pertanian yang selama ini bergantung pada Bendung Plombangan.
Kebutuhan perbaikan itu terungkap setelah DP3 Sleman bersama Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jaringan irigasi sepanjang sekitar 1,5 kilometer, mulai dari Bendung Plombangan hingga kawasan Diro.
Kepala DP3 Sleman, Liem Astuti, mengatakan peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut koordinasi dengan BBWSSO dalam upaya meningkatkan fungsi infrastruktur pengairan pertanian.
“Kami dari Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman bersilaturahmi ke BBWSSO untuk berkoordinasi dan diterima langsung oleh Kepala BBWSSO,” kata Liem Astuti di Sleman, Minggu.
Dari hasil pemeriksaan lapangan, tim gabungan mengidentifikasi sejumlah bagian saluran yang membutuhkan penanganan. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar aliran air menuju lahan pertanian dapat berlangsung lebih lancar.
“Dari Bendung Plombangan sampai Diro kurang lebih 1,5 kilometer yang dilakukan pengecekan, dan hasilnya memang masih diperlukan adanya perbaikan agar air yang mengalir lancar dan optimal untuk pengairan lahan pertanian,” jelasnya.
Menurut Liem, hasil peninjauan akan menjadi dasar penyusunan rencana teknis perbaikan jaringan irigasi. Usulan penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman.
Pemerintah daerah menargetkan kebutuhan perbaikan tersebut dapat diusulkan untuk memperoleh dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027.
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Kepala UPTD Pelayanan Sumber Daya Air Wilayah Barat DPUPKP Sleman, Nurhayati. Keterlibatan sejumlah instansi ini menjadi bagian dari koordinasi penanganan jaringan irigasi sesuai kewenangan masing-masing.
Bendung Plombangan sendiri memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas pertanian di dua kalurahan. Di Kalurahan Sendangmulyo, aliran irigasi bendung tersebut menjangkau Bulak Diro, Bulak Dondongan, Bulak Prapak Wetan, Bulak Mergan, dan Bulak Prapak Kulon.
Sementara itu, di Kalurahan Sendangagung, jaringan pengairannya melayani kawasan pertanian Bulak Nanggulan dan Bulak Jomboran.
Dengan cakupan layanan tersebut, perbaikan jaringan irigasi diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan air sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan pertanian di wilayah Sleman bagian barat.(*)













