FAKTANASIONAL.COM, Jakarta – Bocah Indonesia kembali mempertahankan sertifikasi internasional Reproductive Technology Accreditation Committee (RTAC) untuk tahun ketiga berturut-turut. Dalam audit pada 2–3 September 2026 yang dilakukan oleh Rhonda Williams dari Certification Partner Global (CPG) Australia, pusat fertilitas tersebut melaporkan hasil zero non-conformances, yakni tidak ditemukan ketidaksesuaian terhadap persyaratan yang dinilai.
“Mempertahankan sertifikasi RTAC selama tiga tahun berturut-turut merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Pencapaian ini adalah hasil dedikasi seluruh tim dan kepercayaan para pasangan yang kami dampingi. Kami akan terus mengembangkan layanan agar masyarakat Indonesia dapat mengakses fasilitas dan perawatan fertilitas kelas dunia di Indonesia,” ujar Dr. Pandji Sadar, CEO dan Founder Bocah Indonesia.
Bocah Indonesia merupakan salah satu dari sedikit pusat fertilitas di Indonesia yang memiliki sertifikasi tersebut. RTAC berada di bawah Fertility Society of Australia and New Zealand (FSANZ), dengan standar yang mencakup keselamatan pasien, tata kelola klinis, ketertelusuran, dan pengendalian kualitas laboratorium.
Mempertahankannya selama tiga tahun berturut-turut membutuhkan penerapan standar secara konsisten dalam pelayanan sehari-hari, melampaui persiapan menjelang audit.
Kolaborasi Multidisiplin dengan Dukungan Keahlian Internasional
Dengan dua pusat layanan di Sunter, Jakarta Utara, dan Tangerang, Bocah Indonesia mengusung konsep boutique one-stop fertility hub. Pelayanannya menghubungkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, andrologi, embriolog, perawat, serta tenaga pendukung dalam satu rangkaian perawatan bagi kedua pasangan.
Kolaborasi tersebut turut didukung oleh Professor William Ledger sebagai konsultan medis internasional. Beliau merupakan Emeritus Professor di UNSW Sydney, Australia, dan mantan Kepala Unit Akademik Kedokteran Reproduksi dan Perkembangan di University of Sheffield, Inggris. Professor Ledger juga pernah menjadi anggota Human Fertilisation and Embryology Authority (HFEA), lembaga pengawas layanan fertilitas dan penelitian embrio di Inggris, selama lima tahun.
Pengalaman tersebut memperkuat dukungan keahlian internasional bagi tim Bocah Indonesia.

Evaluasi Menyeluruh untuk Kasus Kompleks
Bocah Indonesia menangani kasus fertilitas dengan tingkat kompleksitas tinggi, termasuk pasangan dengan riwayat perawatan yang belum berhasil. Dokter dan embriolog meninjau kondisi kedua pasangan serta respons terhadap pengobatan sebelumnya untuk menyusun rencana perawatan personal.
Layanan Terpadu dengan Perawatan Personal
Layanan Bocah Indonesia mencakup pemeriksaan kesuburan perempuan dan laki-laki, konsultasi program hamil, inseminasi intrauterin (IUI), serta bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF).
Konsep one-stop fertility hub menghubungkan layanan medis dan embriologi dengan akupunktur melalui pendekatan Traditional Chinese Medicine (TCM), konsultasi nutrisi, wellness, serta konseling dan dukungan emosional.
Melalui pendekatan boutique, perhatian personal dan privasi menjadi bagian dari pengalaman pasien. Lingkungan pelayanan dirancang untuk mendukung ketenangan selama kunjungan, sementara pendampingan diberikan sepanjang tahapan program.
Prinsip “Impian Anda adalah impian kami” menjadi landasan komitmen Bocah Indonesia untuk hadir bersama pasangan dalam perjalanan menuju buah hati.
Pengembangan Layanan secara Berkelanjutan
Tim Bocah Indonesia terus bekerja di balik layar melalui pengembangan kompetensi, evaluasi teknologi, dan penyempurnaan prosedur. Hasil audit menjadi bagian dari evaluasi berkala untuk mendukung pengembangan layanan berikutnya.(*)
Tentang Bocah Indonesia
Bocah Indonesia merupakan boutique one-stop fertility hub dengan pusat layanan di Sunter, Jakarta Utara, dan Tangerang. Pelayanannya mencakup pemeriksaan dan penanganan infertilitas perempuan dan laki-laki melalui pendekatan multidisiplin dan perawatan personal.













