FAKTANASIONAL.COM, Bangka Selatan – Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kementerian Pertanian, mengembangkan prototipe pompa sentrifugal berpenggerak Power Take-Off (PTO) traktor roda empat sebagai alternatif teknologi untuk membantu petani mengatasi keterbatasan air di lahan pertanian. Inovasi ini memanfaatkan tenaga putar traktor untuk mengalirkan air dari sumber menuju lahan yang membutuhkan pengairan.
Prototipe tersebut dikembangkan oleh tim dosen PEPI yang diketuai Athoillah Azadi, bersama Mardison, Irwanto, dan Jati Nurcholis. Pengembangan ini merupakan bagian dari upaya pendidikan vokasi pertanian dalam menghasilkan inovasi mekanisasi yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Dalam proses pengembangannya, PEPI berkolaborasi dengan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Sri Rahayu yang berlokasi di Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kolaborasi ini menjadi langkah untuk menghubungkan pengembangan teknologi di lingkungan pendidikan dengan kebutuhan teknis pelaku usaha jasa alat dan mesin pertanian (alsintan).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan mekanisasi dan inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas usaha tani. Sejalan dengan arah tersebut, pengembangan pompa air bertenaga PTO traktor menjadi salah satu upaya untuk memperluas pemanfaatan mekanisasi dalam mendukung kegiatan pertanian, khususnya pengairan lahan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga mendorong penguatan sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pengembangan prototipe ini menunjukkan peran pendidikan vokasi tidak hanya dalam menyiapkan tenaga kerja terampil, tetapi juga menghasilkan inovasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi petani.
Sejalan dengan itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, mendorong pendidikan vokasi agar terus menghasilkan lulusan dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian. Direktur PEPI, Harmanto saat di temui di sela-sela kegiatan (12/10/26) menegaskan pentingnya pengembangan teknologi mekanisasi yang berorientasi pada persoalan nyata di lapangan.
Baca Juga: Mentan Amran Ajak Masyarakat Toraja Kembangkan Komoditas Unggulan Daerah
Secara teknis, pompa sentrifugal ini menggunakan tenaga putar dari PTO traktor roda empat sebagai sumber penggerak. Tenaga tersebut dimanfaatkan untuk mengoperasikan pompa sehingga air dapat dialirkan dari sumber menuju area pertanian. Pemanfaatan traktor sebagai penggerak diharapkan menjadi alternatif bagi petani dalam melakukan pemompaan air, dengan penerapan yang disesuaikan dengan kondisi sumber air, karakteristik lahan, dan kebutuhan pengairan.
Untuk mengetahui potensi penerapannya, prototipe tersebut diuji di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pengujian ini menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kinerja alat sekaligus menilai kesesuaiannya untuk membantu petani yang menghadapi kendala ketersediaan air.
Melalui pengujian di lapangan, tim pengembang dapat mengamati kinerja pompa, kesesuaian operasional, serta potensi pemanfaatannya dalam mendukung pengairan lahan pertanian. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan penyempurnaan prototipe agar semakin sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan pengguna.
Kehadiran inovasi ini diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan mekanisasi pertanian dalam menghadapi tantangan pengairan. Namun, penerapannya tetap perlu mempertimbangkan ketersediaan sumber air, kondisi lahan, kapasitas pompa, serta kebutuhan operasional di masing-masing wilayah.
Melalui pengembangan pompa sentrifugal berpenggerak PTO traktor roda empat, PEPI sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan BPPSDMP, Kementerian Pertanian, terus mendorong lahirnya teknologi tepat guna yang berorientasi pada kebutuhan petani. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung mekanisasi pengairan, meningkatkan efisiensi kegiatan usaha tani, serta mewujudkan pertanian Indonesia yang modern dan berkelanjutan.(*)













