FAKTANASIONAL.COM, SINGAPURA — TeamViewer meluncurkan peningkatan utama pada solusi Akses Tanpa Agen dan Assist AR, memperkuat portofolionya untuk konvergensi teknologi operasional (OT) dan lingkungan TI yang dipercepat AI. Inovasi ini dipamerkan di Hannover Messe dan mengatasi tantangan utama untuk efisiensi operasional dalam transformasi digital industri, termasuk waktu henti, risiko keamanan, dan kompleksitas yang semakin meningkat.
Produsen di seluruh Asia Pasifik mempercepat inisiatif digitalisasi industri, termasuk ambisi Smart Nation Singapura, NIMP 2030 Malaysia, dan peta jalan Making Indonesia 4.0 Indonesia. Pada saat yang sama, banyak fasilitas industri di seluruh wilayah terus mengoperasikan peralatan yang sudah tua sambil menghadapi kekurangan keterampilan yang semakin meningkat dan risiko keamanan OT yang meningkat, sehingga meningkatkan kebutuhan akan akses jarak jauh yang aman dan solusi pemeliharaan yang didukung AI.
Gateway akses aman dalam kemitraan dengan Bechtle TeamViewer Agentless Access memungkinkan akses jarak jauh langsung dan tanpa kepercayaan (zero-trust) ke semua jenis peralatan OT. Akses diarahkan melalui gateway di lokasi, tanpa memerlukan instalasi perangkat lunak pada endpoint itu sendiri. Di Hannover Messe, TeamViewer dan Bechtle menghadirkan perangkat keras gateway akses aman yang telah dikonfigurasi sebelumnya dengan Agentless Access.
Ini memungkinkan perusahaan untuk menerapkan akses jarak jauh yang aman dan terukur serta manajemen endpoint ke sistem industri mereka dengan cara plug-and-play. Kemitraan dengan Bechtle dilengkapi dengan rilis Agentless Access baru yang menawarkan dukungan protokol yang diperluas, memungkinkan akses yang aman dan lancar ke sistem lama seperti Windows XP. Tim IT/OT sekarang dapat menjaga sistem ini terisolasi dari akses internet langsung, sambil memungkinkan berbagai kasus penggunaan mulai dari kendali jarak jauh hingga pemrograman PLC jarak jauh.
Menggabungkan Augmented Reality dan AI untuk pemecahan masalah yang lebih cerdas TeamViewer juga memamerkan ekstensi berbasis AI untuk solusi Assist AR-nya di Hannover Messe. Ini membantu tim layanan industri untuk menangkap pengetahuan ahli dan menggunakannya untuk menyelesaikan waktu henti yang tidak direncanakan dengan lebih cepat dan konsisten.
Dengan menggabungkan Augmented Reality dengan agen AI TeamViewer, Tia, dan grafik pengetahuan miliknya, staf pendukung menerima saran secara real-time selama panggilan video langsung tentang bagaimana masalah serupa telah diselesaikan di masa lalu. Hal ini membuat pengetahuan ahli segera tersedia di mana dan kapan pun dibutuhkan, menyederhanakan proses dukungan, dan membantu produsen mengurangi waktu henti, biaya, dan risiko operasional.
Oliver Steil, CEO TeamViewer, mengatakan: “Perusahaan manufaktur yang mempercepat transformasi berbasis AI dan memodernisasi operasi sambil tetap mengendalikan kompleksitas dan risiko akan tetap unggul dalam persaingan.
Bersama dengan mitra kuat seperti Bechtle, kami fokus untuk menjadikan akses aman dan bantuan AI sebagai bagian integral dari alur kerja industri sehari-hari, sehingga inovasi dapat berkembang bahkan di lingkungan yang sangat heterogen dan lingkungan yang sudah ada.”
CEO TeamViewer bergabung dengan para pemimpin pemikiran di panggung Hannover Messe Oliver Steil, CEO TeamViewer, akan bergabung dalam dua diskusi di Hannover Messe tahun ini pada tanggal 21-22 April tentang transformasi digital dan AI yang sedang berlangsung di bidang manufaktur.
Sesi tersebut akan membahas “Perlombaan untuk Inovasi: Bagaimana Tim Mercedes-AMG PETRONAS F1 & TeamViewer Mendorong Kinerja Tinggi” dan “Dari Kekuatan Industri ke AI dalam Skala Besar: Mengamankan Keunggulan Kompetitif di Era AI.”
Akses Tanpa Agen dan Bantuan AR juga akan didemonstrasikan secara langsung di stan TeamViewer di Hannover Messe.
Tentang TeamViewer
TeamViewer menyediakan platform Tempat Kerja Digital yang menghubungkan orang dengan teknologi – memungkinkan, meningkatkan, dan mengotomatiskan proses digital untuk membuat pekerjaan berjalan lebih baik.
Pada tahun 2005, TeamViewer dimulai dengan perangkat lunak untuk terhubung ke komputer dari mana saja untuk menghilangkan perjalanan dan meningkatkan produktivitas. Dengan cepat, TeamViewer menjadi standar de facto untuk akses dan dukungan jarak jauh serta solusi pilihan bagi ratusan juta pengguna di seluruh dunia untuk membantu orang lain dengan masalah TI.
Saat ini, lebih dari 635.000 pelanggan di berbagai industri mengandalkan TeamViewer untuk mengoptimalkan tempat kerja digital mereka – dari bisnis kecil hingga menengah hingga perusahaan terbesar di dunia – memberdayakan karyawan yang bekerja di kantor dan pekerja lini depan.
Organisasi menggunakan solusi TeamViewer untuk mencegah dan menyelesaikan gangguan pada titik akhir digital apa pun, mengelola lanskap perangkat TI dan industri yang kompleks secara aman, dan meningkatkan proses dengan alur kerja dan bantuan berbasis augmented reality – memanfaatkan AI dan terintegrasi secara mulus dengan mitra teknologi terkemuka.
Di tengah transformasi digital global dan tantangan seperti kekurangan tenaga kerja terampil, kerja hibrida, analisis data yang dipercepat, dan munculnya teknologi baru, solusi TeamViewer menawarkan nilai tambah yang jelas dengan meningkatkan produktivitas, mengurangi waktu henti mesin, mempercepat perekrutan talenta, dan meningkatkan kepuasan pelanggan dan karyawan.
Perusahaan ini berkantor pusat di Göppingen, Jerman, dan mempekerjakan sekitar 1.900 orang di seluruh dunia. Pada tahun 2025, TeamViewer mencapai pendapatan sekitar EUR 768 juta. TeamViewer SE (TMV) terdaftar di Bursa Saham Frankfurt dan termasuk dalam SDAX.
Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di http://www.teamviewer.com.
Kontak Pers Press@TeamViewer.com













