Jun 27, 2017 Last Updated 12:00 AM, May 4, 2017

Karimun, FaktaNasional.com - Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXI, seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun melaksanakan upacara bendera di halaman kantor Bupati Karimun, Selasa (25/4/2017).



Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah, dalam amanatnya, Sekda Karimun membacakan amanah dari Menteri Dalam Negeri RI tentang peningkatan kinerja pelayanan publik melalui e-government.



Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota menggelar upacara peringatan HUT Otonomi Daerah ke XXI tahun 2017 di daerah masing-masing. Perintah Mendagri itu tertuang dalam surat kawat Nomor 019.1/1905/SJ yang ditandatangani pada 20 April 2017.



Mendagri menghimbau, dengan semangat otonomi daerah perlu ditingkatan pelayanan publik berbasis e-goverment, agar masyarakat lebih mudah dan efisien utk mendapatkan pelayanan.



"Sesuai amanah Mendagri yang saya bacakan tadi, menuntut kita di daerah harus berubah lebih baik. Kita tidak bisa lagi bertahan dengan pola-pola yang tradisional. Dengan e-government saya yakin pelayanan untuk masyarakat akan lebih mudah tinggal kita persiapkan SDM-nya," kata Firmansyah kepada wartawan usai upacara pagi tadi, Selasa (25/4/2017).



Menurut Firmansyah, di Karimun sendiri penerapan e-goverment sudah dilaksanakan, salah satunya pelaksanaan lelang proyek secara online. (Nadeak)

Karimun, FaktaNasional.com - Wakil Bupati Kabupaten Karimun, Anwar Hasyim meninjau lokasi banjir di Jalan Awang Nur, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral, Kabuaten Karimun, Selasa (24/1/2017).

Pada kesempatan tersebut, Anwar Hasyim mengatakan tidak berfungsinya gorong-gorong dengan baik menjadi faktor terjadinya banjir. Untuk itu Ia mengatakan dalam waktu dekat ini Pekerjaan Umum (PU) akan mendesain untuk membangun dan memperbaiki gorong-gorong yang selama ini tidak berfungsi dengan baik.

"Kita melihat apa sebab terjadinya banjir ini, seperti gorong-gorong yang tidak berfungsi dengan baik. Jadi inilah yang membuat banjir dan perlu diperbaiki," kata Anwar Hasyim.

Wabup juga mengatakan, banjir yang terjadi di wilayah Baran Barat karena ada kaitannya dengan lokasi Bea Cukai karena terdapat gorong-gorong yang tersumbat sehingga aliran air tidak berjalan dengan baik.

"Kita melihat titik-titik sumbatnya jalan air itu, ada kaitan dengan lokasi Bea Cukai dan kita sudah bersama Bea Cukai turun dan tidak ada persoalan. Nantinya akan disurati secara resmi kepada Bea Cukai untuk penataan jalannya air dan kedepan kita akan mengalokasi ini agar tidak banjir lagi," ujar Anwar Hasyim.

Ia juga menegaskan bahwa, pemeritah tidak akan tinggal diam dan tetap peduli terhadap masyarakat yang mengalami hal seperti ini. (Nadeak)

Karimun, FaktaNasional.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri menegah speed boat tanpa nama yang mengangkut ratusan ribu batang rokok kawasan bebas (FTZ) di sekitar pulau Petong asal tujuan jembatan 1 Batam menuju Tembilahan.

Kepala Bidang Penindakan Sarana Operasi (PSO), R Evi Suhartantiyo mengatakan speed boat tanpa nama tersebut ditegah Sabtu, (21/1/2017) sekira pukul 00.30 WIB di sekitar Pulau Petong dengan koordinat 00º39’850″.U/104º01’100″.

"Sabtu (21/1/2017) kurang lebih pukul 00.30 WIB satgas patroli laut kita dengan nomor lambung BC 119 melakukan penegahan terhadap satu kapal speed boat tanpa nama dengan dua mesin tempet Yamaha masing-masing 200 PK. Penegahan ini hasil dari pengembangan informasi dan kemudian dilakukan pengejaran," kata R Evi saat ditemui di Posko Ketapang, Rabu (25/1/2017).

R Evi menjelaskan, saat dilakukan penghitungan rokok yang tertinggal diatas kapal hanyak tersisa 60 kotak setara dengan 414 ratus ribu batang rokok dengan empat jenis yakni, merk Sun sebanyak 172 ribu barang rokok, merk H Mild sebanyak 130 ribu batang, Harmony sebanyak 61 ribu batang, Luffman sebanyak 50 ribu batang rokok.

"Saat dihitungan diatas kapal hanya tersisa 60 kotak saja. Sedangkan jenis rokok yang diamankan ada empat dengan berbagai merk yaitu, merk Sun, Merk H Mild, Merk Harmony dan Merk Luffman dengan total kurang lebih 414 ratus ribu batang," jelas R Evi.

Ia menambahkan untuk nilai barang diperkirakan Rp 130 Juta, sedangkan untuk perkiraan nilai kerugian negara Rp 230 Juta. (Nadeak)

Karimun, FaktaNasional.com - Perayaan Hut Satpam ke-36 Tahun yang digelar oleh PT Putra Tidar Perkasa diisi dengan berbagai macam atraksi bela diri dan keahlian diantaranya antraksi mencegah pembegalan di jalan dan peragaan tongkat dan borgol.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang hadir dalam acara tersebut berharap para petugas keamanan (Satpam) yang ada di Kabupaten Karimun dapat bekerja dengan baik dan berterima kasih dalam yang telah turut mengamankan Karimum.

"Pemerintah Daerah selalu mendukung Hut Satpam, karena Satpam juga merupakan perpanjangan dari Polri dalam hal membantu pengamanan. Semoga kedepannya Satpam di Karimun tetap solid," ucap Rafiq.

Sementara itu, kepala Cabang PT Putra Tidar Perkasa, R Yadi Cahyadi mengatakan dihari jadi Satpam ke-36 Tahun ini pihaknya menampilkan beberapa keterampilan para Satpam yang tergabung di dalam PT Putra Tidar Perkasa yang saat ini jumlahnya ada 170 orang.

"Kita pertunjukkan ke ahlian bela diri para petugas keamanan yang ada di Putra Tidar Perkasa, karena petugas keamanan itu tugasnya tidak hanya duduk diam dipos saja. Makanya kita bekali mereka dengan beladiri dan keahlian untuk melumpuhkan penjahat," kata Yadi Cahyadi, Kamis (5/1/2017).

Yadi juga menceritakan, bahwa beberapa waktu lalu anggota Satpam dari PT Putra Tidar Perkasa bernama M Nurul Sawal Katani yang bekerja di PT Sembawang berhasil mendapat pengharagaan atas penggagalan perampokan ditempat kerjanya.

"Beberapa waktu lalu juga anggota Satpam kita ada yang mendapat penghargaan karena berhasil menggagalkan upaya perampokan di PT Sembawang," ujar Yadi. (Nadeak)

Karimun, FaktaNasional.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri melakukan penegahan terhadap upaya penyeludupan ribuan unit Handphone. Penangkapan terhadap kapal speed boat bernama Azimut itu dilakukan di Pulau Jerih, Senin (2/1/2017).

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evi S, mengatakan sebelum kapal yang membawa 2800 pisc Handphone merek Xiaomi ditegah dilaut, kapal tersebut sempat berusaha kabur.

"Saat akan ditegah, kapal tersebut sempat kabur dan kejar-kejaran pun terjadi dengan petugas kita," kata Evi.

Evi menjelaskan, penegahan dilakukan diperairan Pulau Kepala Jerih (Batam), Senin (02/01/2016) sekira pukul 14.00 WIB. Rencananya HP tersebut akan diseludupkan dari Singapore ke Tembilahan, Provinsi Riau dengan speed boat bernama Azimut.

"Namun saat berada di sekitar perairan Kepala Jerih (Batam) kapal patroli BC-1305 memergoki kapal tersebut," jelas Evi.

Nahkoda yang tak ingin tertangkap kemudian mengandaskan kapalnya di pantai Pulau Kepala Jerih. Saat melakukan pengejaran petugas Kanwil DJBC sempat melepaskan dua tembakan peringatan ke udara.

"Empat ABK speed boat yang ketakutan karena tembakan peringatan menyerah. Sedangkan nahkodanya berhasil melarikan diri," ucap Evi.

Saat ini keempat ABK beserta barang bukti berupa satu speed boat dan ribuan unit handphone telah diamankan di Kanwil DJBC Khusus Kepri di Kabupaten Karimun. Sedangkan untuk barang bukti Evi mengatakan akan dimusnahkan. (Nadeak)

Halaman 1 dari 3

Temukan kami di Facebook